Postingan

Menjadi Orang Tua

Gambar
Ternyata menjadi orang tua itu sulit, bahkan sangat sulit. Sebab kewajibannya bukan hanya memberi makan dan mengenyangkan perut anaknya saja.  Lebih dari itu, yang lebih sulit adalah mendidiknya. Memberi makan pada jiwa dan ruhnya, supaya tumbuh menjadi manusia yang baik secara lahir dan batinnya.  Jika bicara soal mendidik anak, saya selalu teringat kisah Syaikh Badiuzzaman Said Nursi, yang diceritakan oleh @kangabik dalam novelnya. Said Nursi sebagai seorang ulama yg sangat luarbiasa, ternyata beliau lahir dari rahim wanita sholehah penghafal qur'an yang bahkan mengharamkan kakinya menginjak bumi, jika dia tidak dalam keadaan berwudhu. Sedangkan ayah Said Nursi adalah seorang pengembala kambing yg sholeh pula, yang sangat menjaga kehalalan apa yang dimakannya, bahkan menjaga kehalalan apa yg dimakan kambingnya. Dia takut jika kambingnya memakan rumput yg tidak halal, maka ketika kambing tersebut dijual, atau dipotong, atau beranak pinak, akan mengalir pula ketida...

Balajar dari cerita mereka tentang Ibadah Haji 2024

Gambar
Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illa Allah wa Allahu Akbar...  Mendengar dan membaca beberapa cerita perjalanan haji beberapa orang, membuat saya intropeksi, berkaca diri.  Mungkin ini adalah salah satu alasan kenapa Allah belum mengizinkan saya untuk berziarah ke Baitullah.  Haji merupakan rukun islam yang ke-5. Ibadah haji itu, berat. Prosesnya sulit, tidak mudah. Butuh niat, fisik dan mental yang kuat untuk bisa melaksanakannya dengan sempurna.  Yang saat ini baru ngerjain satu dua hal aja masih sering ngedumel, ngeluh karena cape dan sebagainya, coba pikirin gimana nanti pas haji? Bisa sabar dan ikhlas ga nanti ibadahnya? Apa jangan-jangan malah habis dipake ngeluh aja sampe ga bisa khusyu ibadahnya, doanya? Naudzubillah  Haji itu bukan hanya sekedar hubungan kita dengan Allah. Tapi lebih dari itu, di sana kita akan benar-benar diuji untuk bisa berbuat baik pada orang lain saat kita pun kesulitan, diuji untuk tetap membersihkan hati dan ...

Istrimu Jantung Rumah Tanggamu

Laksana jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, maka begitu juga fungsi seorang istri dalam sebuah keluarga.  Mengapa demikian? Ya karena saking pentingnya seorang istri. Maka penting bagi seorang suami sebagai kepala keluarga, untuk menjaga kewarasan lahir batin istrinya, menjaga kesehatan dan kebahagiaan jasmani dan rohani istrinya. Bayangkan, jika seorang istri bahagia hidupnya, tenteram jiwanya, maka tentu dia akan lebih bersemangat menjalani hari-harinya, dan akan lebih sabar dalam membesarkan serta mendidik anak-anaknya. Sebaliknya, jika seorang istri tertekan batinnya, sakit dan menderita jasmani rohaninya, maka tentu dia akan menjadi seorang pemurung yang pesimis dalam hidup, mudah marah serta tersinggung, dan lain sebagainya. Istri yang sehat lahir batinnya, akan menjadi motivator hebat dalam keluarganya.  Bukankah seorang suami pun tidak akan berani mengambil hal besar jika istrinya adalah seorang yang pesimis?! Bukankah adanya anak-anak yang ...

Yakin Nikah?

Ngomongin nikah, tentu bukan hal yang mudah, untuk aku pribadi tentunya. Tidak mudah untukku mengatakan "yes, i will or wanna mary you" Tidak mudah untukku berada pada tahap yakin dan sangat yakin akan seseorang, apa lagi seseorang yang akan hidup selamanya dalam hidupku. Kenapa selamanya? Iya, karena buatku menikah adalah sekali untuk selamanya. Menikah itu soal menerima. Menerima segala kekurangan dan kelebihan pasanganku. Begitupun dia, harus siap menerima segala kekurangan dan kelebihanku. Menikah itu adalah ibadah terlama. Maka proses belajarnya pun tentu lama pula. Yaitu belajar sabar, ikhlas, dan selalu bersyukur dengan segala suka duka dalam rumah tangga. Belajar meredam emosi ketika kecewa apalagi marah. Belajar mengalahkan ego supaya keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga tetap jadi yang utama. Menikah itu harus saling membahagiakan. Punya visi dan misi yang jelas untuk kedepannya mau kaya gimana dan seperti apa. Bukan sekedar menggugurkan kewajiban saja....

Pemikiran Hadits Kontemporer Muhammad Syuhudi Ismail

Gambar
MUHAMMAD SYUHUDI ISMAIL Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas pada Mata Kuliah “Pemikiran Hadits Kontemporer” Oleh: M ULYANITA Dosen Pengampu: Dr. Fuad Thohari, MA P rogram Studi Tafsir Hadits Magister fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2017 KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur hanya bagi Allah SWT. Penulis memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, dan ampunan kepada-Nya, dan penulis memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri penulis, dan kejelekan perbuatan-perbuatan penulis. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi dan Rasul-Nya, Muhammad SAW yang mulia, dan juga kepada para sahabat dan pengikutnya yang melaksanakan sunnahnya sampai akhir zaman. Penulisan makalah ini merupakan hasil karya penulis yang diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Pemikiran Hadits Kontemporer . Penulis menyadari bahwa masih sangat b anyak kekurangan ...